Penelusuran Di Perpustakaan

Tipe Penelusuran :

  1. Telusur dokumen: penelusuran dimulai dengan identifikasi dokumen dan/atau sumber, baru dari sini dihasilkan informasi aktual
  2. Telusur informasi: penelusuran dimulai dengan informasi yang diperoleh dari bank data, kumpulan data, atau perorangan

Model Penelusuran Informasi :

  • Penelusuran Informasi konvensional
  • Penelusuran informasi digital

Beberapa Hal Penting Dalam Penelusuran :

  1. Kunci penelusuran, yaitu merupakan karakteristik informasi atau dokumen yang dapat digunakan untuk keperluan penelusuran dan pemilihan dokumen/informasi.
  2. Pencatatan pertanyaan, merupakan sebuah prosedur yang akan membantu penelusuran dalam proses penelusuran terutama untuk keperluan berikut ini:
  1. Menghindari pengulangan penelusuran
  2. Bahan evaluasi temu balik informasi
  3. Identifikasi kebutuhan informasi dan dokumen
  4. Pencatatan pertanyaan yang akan diajukan pemustaka
  5. Memahami bahasa dokumenter dari pemustaka
  6. Evaluasi pemustaka
  1. Alat penelusuran alat yang digunakan sebagai sarana untuk proses penelusuran informasi.

Alur Penelusuran melalui katalog di Perpustakaan :

1A

Penelusuran Informasi Melalui Bibliografi :

            Teknik ini mirip dengan katalog, hanya bibliografi cakupannya lebih luas lagi yakni tidak hanya berupa koleksi yang dimiliki perpustakaan akan tetapi juga di luar perpustakaan. Teknik penelusuran ini memanfaatkan daftar bahan pustaka baik yang berupa buku, jurnal maupun sumber lainnya untuk menelusur lebih jauh informasi dan sumber informasi aslinya. Berikut ini adalah alur proses penelusuran informasi melalui bibliografi.
Secara mudah sebetulnya bibliografi ini akan dapat dilihat dalam sebuah karya tulis atau bahan pustaka, biasanya pada bagian akhir. Namun ada juga yang tercetak dalam sebuah buku bibkiografi seperti bibliografi nasional Indonesia.

Alur penelusuran informasi melalui bibliografi :

1B

Penelusuran Informasi Melalui Indeks :

            Indeks sering diartikan sebagai daftar istilah penting yang terdapat dalam sebuah karya tulis /bahan pustaka yang disusun secara alfabetis. Indeks ini akan memudahkan orang  dalam melakukan penelusuran informasi, karena dapat membawa penelusur kepada sumber informasi secara langsung.

Penelusuran Informasi Melalui Abstrak :

            Hal yang membedakan antara indeks dan abstrak adalah indeks hanya sampai pada informasi kepada penunjukan tempat suatu informasi disimpan, sedangkan abstrak disamping menunjukan suatu tempat informasi juga memuat ringkasan informasi dari subjek yang ada.

Penelusuran Informasi Melalui Sistem Jaringan Informasi :

            Jaringan informasi perpustakaan adalah salah satu alat yang dapat memberikan solusi kepada pemakai untuk mencari informasi secara lebih luas. Jaringan menjadi penting karena akan membentuk sebuah jejaring informasi yang luas, terintegrasi dan lebih lengkap. Sharing informasi menjadi kekuatan dari alat telusur ini, dan saat ini sudah semakin mudah dengan adanya teknologi informasi yang dapat membentuk sebuah jaringan informasi online.

Penelusuran Informasi Melalui Komputer dan Internet :

  • Perkembangan teknologi informasi khususnya komputer telah membawa kemudahan tersendiri dalam proses penelusuran informasi. Pemakai / pengguna dan staf perpustakaan mempunyai kesempatan lebih untuk mendapatkan informasi baik berupa informasi tercetak maupun digital. Apalagi dengan adanya internet, pemakai dan staf perpustakaan dimanjakan untuk meraih lebih besar lagi informasi yang dibutuhkan dari berbagai unit informasi / perpustakaan di seluruh dunia.
    Penelusuran informasi melalui komputer dan media internet telah membawa orang untuk menembus batasan-batasan yang semula ada pada teknik penelusuran informasi secara manual / konvensional. Melalui OPAC, Search Engine, Database Online dan fasilitas lainnya pemakai perpustakaan akan lebih mudah mendapatkan informasi yang dikehendaki, dengan jenis dan macam yang cakupannya lebih luas lagi.

Penelusuran Informasi Melalui Media Lain :

            Ada banyak alat bantu penelusuran yang dapat dimanfaatkan oleh pemakai dan staf perpustakaan dalam mendapatkan informasi, meskipun alat-alat bantu tersebut tidak secara spesifik berfungsi sebagai alat penelusuran informasi. Misalnya brosur, pamlet, atlas, globe, peta, direktori, buku pedoman, buku tahunan, dan lain-lain.